9. Animalia

  • Dunia hewan mencakup semua organisme yang tidak mempunyai klorofil.
  • Keunikan dari hewan adalah adanya dua jenis jaringan yang bertanggung jawab atas penghantaran impuls dan pergerakan, yaitu jaringan saraf dan jaringan otot, dapat berpindah tempat atau menggerakkan tubuhnya dengan serat-serat yang dapat berkontraksi, dan terbentuk atau terdiri dari banyak sel.
  • Sebagian besar hewan bereproduksi secara seksual.
  • Kingdom Animalia memiliki anggota yang begitu banyak macamnya, mempunyai bentuk tubuh dan alat-alat tubuh yang bervariasi. Variasi bentuk tubuh dapat dikategorikan dengan melihat bentuk simetri tubuhnya.
  • Berdasarkan simetri tubuhnya, ada yang berbentuk simetri radial, ada pula yang berbentuk simetri bilateral.
  • Hewan dengan simetri radial artinya mempunyai bagian tubuh yang tersusun melingkar (lihat Gambar 1.a). Jika tubuhnya dipotong melalui mulutnya, akan dihasilkan potongan-potongan tubuh dengan bentuk yang sama. Hewan dengan simetri radial ini hanya mempunyai bagian puncak yang disebut sisi oral dan bagian dasar yang disebut sisi aboral. Hewan yang termasuk dalam kelompok ini meliputi Porifera, Coelenterata, dan Echinodermata. Hewan dengan simetri radial ini, sering disebut juga radiata.
  • Hewan dengan simetri bilateral artinya bagian tubuhnya tersusun bersebelahan dengan bagian lainnya (lihat Gambar 10.1.b). Dengan demikian, jika hewan tersebut dipotong melalui mulut dan anusnya, kita akan mendapatkan bagian yang sama antara sisi kiri dan sisi kanan. Hewan bersimetri bilateral ini mempunyai sisi atas (dorsal) dan sisi bawah (ventral), sisi kepala atau sisi depan yang disebut anterior dan sisi ekor atau sisi belakang yang disebut posterior.
  • Animalia dikelompokkan menjadi 2 yaitu:
    1. Invertebrata yaitu hewan tidak memiliki tulang belakang/vertebrae.
    2. Vertebrata yaitu hewan yang memiliki tulang belakang.

Untuk lebih memahami tentang materi ini, kalian bisa menyimak tayangan berikut ini:

INVERTEBRATA

  • Invertebra merupakan  hewan yang tidak memiliki ruas-ruas bertulang belakang, pembagian kelompok dapat berdasarkan jaringan embrionya atau berdasarkan ada dan tidaknya rongga (coelom) tubuh.
  • Hewan yang Diploblastik adalah hewan yang memiliki jaringan embrio terdiri dari 2 lapisan yaitu: ectoderm (lapisan luar) dan endoderm (lapisan dalam), contohnya:  Porifera dan Coelenterata .
  • Hewan triploblastik merupakan hewan yang ketika embrionya terdiri 3 lapisan : ectoderm (luar), mesoderm (tengah), endoderm (dalam),
  • Hewan Invertebrata dibagi menjadi 8 delapan Phyllum antara lain :
    1. Porifera (tubuh berpori /berlubang-lubang).
    2. Coelenterata (hewan mempunyai rongga sebagai usus).
    3. Platyhelminthes (cacing pipih).
    4. Nemathelminthes (cacing gilig).
    5. Anellida (cacing gelang).
    6. Molusca (hewan lunak)
    7. Echinodermata (hewan berkulit duri).
    8. Arthropoda (hewan yang berbuku-buku).

PORIFERA

  • Porifera  berasal dari kata poros yang berarti saluran kecil atau lubang kecil  jaringan embrionalnya tersusun atas 2 lapis yaitu ectoderm (lapisan luar) dan endoderm (lapisan dalam) sehingga disebut diploblastik,
  • Bentuk tubuh porifera seperti tumbuhan ada yang seperti tabung atau vas bunga dan mempunyai rongga yang disebut spongocoel, tubuh porifera (spons) terdiri dari spikula yang tersusun dari silica atau zat kapur (calsium carbonat), beberapa spons ada yang tidak berspikula.
  • system pencernaannya berlangsung secara intraselluler, pernafasan dilakukan oleh masing-masing sel dengan jalan absorpsi dari air,
  • reproduksi hewan ini secara vegetatif dengan membentuk kuncup, sedang generatifnya dengan peleburan gamet jantan dan gamet betina membentuk zigot,
  • hewan ini memiliki daya regenerasi yang tinggi apabila ada bagian tubuh yang terpotong, potongan tubuh ini segera membentuk bagian tubuh yang lain.
  • beberapa hidup diari tawar, tetapi sebagian besar hidup di air laut. Kira-kira 5000 spesies yang telah diketahui.

Tiga tipe saluran air pada porifera :

  • Ascon :  air masuk lewat lubang ostia langsung ke spongocoel keluar lewat osculum.
    contoh :Leucosolenia sp.
  • Sycon :  air masuk lewat ostia yang bercabang ke spongocoel keluar lewat osculum.
    contoh : Sycon gelatinosum, Scypa sp.Gambar 9.2. Tipe Saluran Air pada Porfiera (Sumber: https://swaggology.weebly.com)
  • Rhagon :  air masuk lewat ostia yang bercabang lebih rumit dan bersilia  ke spongocoel keluar lewat osculum.
    contoh : Spongilla carteri.

Phyllum Porifera dibagi menjadi 3 kelas :

  • Hewan ini rangka terdiri dari spikula zat kapur, koanositnya besar , kebanyakakan hidup diair laut yang dangkal. Contohnya : Sycon dan Clatrina blanka.
  • Hewan ini rangka terdiri dari kersik , salurannya sederhana  , kebanyakakan hidup diair laut yang dalam. Contohnya : Pheronema.
  • Hewan ini tidak mempunyai rangka, kalau ada terdiri dari sponging, spikula kersik, saluran air rumit. Contohnya : Euspongia dan Spongilla.

Peranan Porifera bagi kehidupan.

Terutama dari kelas  Demospongia yang hidup di pantai yang dangkal digunakan untuk membuat spons untuk mandi dan pembersih kaca.

Kalau kalian ingin menyimak Porifera, dalam bentuk video, silakan tonton berikut ini!

🏝🏝🏝🏝🏝🏝🏝🏝🏝🏝🏝🏝🏝🏝🏝🏝🏝🏝🏝🏝🏝🏝🏝🏝🏝🏝🏝🏝🏝🏝🏝🏝🏝🏝🏝🏝🏝🏝

COELENTERATA.

  • coelentera berasal dari kata coelos berarti rongga, enteron berarti usus.
  • Memiliki rongga tubuh yang besar disebut rongga gastrovaskuler, di dalamnya terdapat usus yang berfungsi sebagai alat pencernaan makanan, alat untuk memasukkan makanan (mulut) dan pengeluaran sisa pencernaan hanya satu lubang.
  • Disebut juga Cnidaria, karena memiliki penyengat yang disebut cnidosit/nematokist
  • merupakan hewan triploblastik celomata, tubuhnya berbentuk simetri radial,
  • Reproduksi secara aseksual (vegetatif) dengan membentuk kuncup, sedang seksualnya (generatif) ovum yang dibuahi spermatozoid membentuk zigot dan membentuk medusa.Gambar 9.3. Bentuk Coelenterata (Sumber: https://geekyisbeautiful.wordpress.com)
  • Bentuk coelenterata ada 2 :

a). Polip : menempel pada dasar laut dan tidak dapat berpindah tempat.
b). Medusa : Hidup bebas dapat berpindah tempat.

  • Coelenterata dibagi menjadi 3 kelas, yaitu:
    1. Hydrozoa, contohnya : Hydra viridis
    2. Scyphozoa, contohnya : Aurelia aurita
    3. Anthozoa, contohnya : Stylophora, Acropora, Leptoria tenuis.
  • Peranan Coelenterata:
    – Penyusun utama terumbu karang (dari kelas Anthozoa).
    – Sumber makanan dan bahan kosmetik. Contoh: ubur-ubur (Aurelia sp.)
    – Sebagai tempat perkembangbiakan dan perlindungan ikan. Contoh: Koral

Nah, kalau kalian ingin menyimak video pembelajaran tentang Coelenterata, klik video berikut!

📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚

PLATYHELMINTHES.

  • Tubuhnya pipih dan lunak
  • merupakan hewan triploblastik acelomata
  • tubuhnya berbentuk simetri bilateral, tidak bersegmen, tidak memiliki sistem peredaran darah,
  • saluran pencernaan jika ada belum sempurna karena hanya memiliki mulut tidak punya annus ,
  • sistem ekskresi disebut selapi ( flame cell)
  • kebanyakan hidup sebagai parasit, tetapi ada yang hidup bebas misalnya : planaria,
  • Reproduksi secara generatif (seksual) pada umumnya baik testis maupun ovarium terdapat  dalam  satu  individu ( hemaprodit ) tetapi jarang sekali terjadi pembuahan sendiri.Gambar 9.4. Kelas Platyhelminthes (Sumber: https://slideplayer.com/slide/10671772/)
  • Platyhelminthes dibagi menjadi tiga kelas :
    1. Turbellaria contohnya: Planaria
    2. Trematoda disebut cacing isap, contohnya: Fasciola hepatica ( cacing hati ), Clonorchis sinensis
    3. Cestoda disebut cacing pita, contohnya :Taenia sollium (cacing pita dengan inangnya babi), Taenia saginata (cacing pita dengan inangnya sapi)Gambar 9.5. Siklus Hidup Cacing Pita  (Sumber: https://www.amongguru.com/)

💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽

NEMATHELMINTHES.

  • Tubuhnya berbentuk benang atau gilig (bulat panjang) dan tidak bersegmen, dan dilapisi lapisan kutikula
  • merupakan hewan triploblastik pseudocelomata,
  • berbentuk simetri bilateral,
  • saluran pencernaannya sempurna artinya mempunyai mulut dan annus,
  • belum memiliki pembuluh darah dan sistem pernafasan,
  • kebanyakan dapat dibedakan yang jantan dan betina, cacing jantan mempunyai ukuran yang lebih kecil dan ujungnya melengkung, cacing betina  ukuran yang lebih besar,
  • Ada yang hidup bebas di darat, ari tawar, dan air laut, ada yang parasit pada hewan dan tubuh manusia. Gambar 9.6 Nemathelminthes: a) Ascaris b) Wuchereria c) Enterobius dan d) Rhabditis (Sumber: https://www.slideshare.net/)
  • Beberapa Nemathelminthes yang hidup parasit pada pada hewan dan tubuh manusia :
    1. Ascaris lumbricoides (cacing perut pada manusia).
    2. Ancylostoma duodenale dan Necator americanus (cacing tambang)
    3. Enterobius atau Oxyuris vermicularis (cacing kremi).
    4. Wuchereria bancrofti  (cacing yang dapat menyebabkan penyakit kaki gajah/ Elephantiasis dengan perantara nyamuk Culex). Siklus hidup Wuchereria bancrofti dapat di lihat pada gambar berikut ini: Gambar 9.7. Siklus Hidup Wuchereria brancofti (Sumber: http://www.biologydiscussion.com/)

Jika kalian ingin menyimak video siklus hidup wuchereria brancofti, kebetulan ada nih videonya!

💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽

ANNELIDA

  • Tubuhnya beruas-ruas seperti cincin atau gelang dan tiap-tiap ruas dibatasi oleh sekat (septum),
  • merupakan hewan triploblastik celomata,
  • tubuhnya simetri bilateral,
  • saluran pencernaan sempurna pada ujung depan terdapat mulut belakang terdapat anus,Gambar 9.8. Annelida (Sumber: https://ramneetkaur.com)
  • Annelida dibagi menjadi 3 kelas berdasarkan rambut/chaeta, yaitu:
    1. Polychaeta berasal dari kata poly yang artinya banyak, chaeta yang artinya rambut, cacing berambut banyak. Chaeta yang dimaksud, terletak pada parapodia dan parapodia ini dijumpai di setiap segmennya, kecuali pada segmen terakhir, contohnya : Eunice viridis (cacing wawo), Lysidice oele (cacing palolo), Nereis virens (kelabang laut)
    2. Olygochaeta berasal dari kata olygos yang artinya sedikit, chaeta yang artinya rambut, cacing berambut sedikit. Mempunyai klitellum yang berfungsi sebagai organ reproduksi.  contohnya : Lumbricus terestris dan Pheretima (keduanya disebut cacing tanah), dan  Tubifex  (cacing air ).
    3. Hirudinea yaitu cacing yang tidak memiliki chaeta. Cacing ini memiliki alat penghisap pada bagian anterior/depan dan posterior/belakang yang berguna untuk mengisap darah dan melekatkan diri pada tubuh mangsanya. Selama diisap lintah, darah mangsanya tidak akan membeku karena lintah menghasilkan zat hirudin sebagai zat antikoagulan, contohnya : Hirudo medicinalis (lintah atau pacet).

Nah, sekarang kalian sudah mengerti perbedaan antara Platyhelminthes, Nemathelminthes dan Annelida, walaupun ketiga kelompok tersebut sering mendapat sebutan yang sama yaitu cacing/vermes. Selanjutnya kalian bisa membuat tabel perbedaan tersebut. Ok, kalian bisa meniru tabel yang ditayangkan dalam video berikut ini!

💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽💽

MOLLUSCA.

  • Tubuhnya lunak dan tidak bersegmen banyak yang memiliki cangkok (rumah) seperti siput, kerang tetapi ada yang tidak bercangkangmisalnya cumi-cumi,
  • merupakan hewan  triploblastik celomata,
  • tubuhnya simetri bilateral,
  • sudah memiliki alat  pencernaan, peredaran darah, pernafasan, ekskresi, otot, dan reproduksi,
  • bersifat kosmopolit artinya ada yang hidup didarat, ari tawar, dan air laut atau semua tempat.Gambar 9.9. Ragam Cephalopoda
  • Menurut bentuk atau kedudukan alat geraknya Mollusca ini dibagi menjadi 5 kelas, yaitu:
    1. Scaphopoda, kakinya seperti sekop yang berfungsi untuk menggali lumpur, cangkangnya tajam, tubuhnya berbentuk gading gajah. Contohnya: Dentalium vulgare.
    2. Amphineura/Polyplacophora, kakinya melekat pada batu-batuan, pada rongga mantel terdapat insang dibagian dorsal tubuhnya dilapisi dengan 8 keping yang mengandung zat kapur, kebanyakan hidup di air laut. Contohnya: Chiton.
    3. Gastropoda, kakinya berada diperut, sebagian badanya dianggap sebagai kaki, cangkangnya berbentuk kerucut terpilin, cara bergeraknya umumnya lambat,  alat pernafasan pada waktu larava dengan menggunakan  insang, setelah dewasa dengan paru-paru, sitem peredaran darahnya terbuka , jenis kelaminnya hemaprodit yang artinya  memiliki alat kelamin jantan dan alat kelamin betina dalam satu tubuh dan alat kelaminnya disebut ovotestis, Contohnya : Achatina fullica ( bekicot ).
    4. Pelecypoda/lamellibranchiata/bivalvia disebut pelecypoda karena kakinya pipih, lamellibranchiata karena memiliki insang berlapis-lapis, bivalvia karena cangkangnya dua bagian, kebanyakan pelecypoda berumah dua (diocious) artinya terdapat individu jantan dan betina,  tetapi ada juga yang hemaprodit, pembuahan terjadi diluar tubuh (fertilisasi eksternal), Cangkangnya terdiri 3 lapisan, yaitu:
      1. Periostracum (lapisan luar) dibentuk dari zat tanduk berfungsi sebagai lapisan pelindung.
      2. Prismatic (lapisan tengah) tersusun kristal kalsit (Ca CO) berbentuk prisma.
      3. Nakreas (lapisan dalam) tersusun kristal kalsit (Ca CO3) yang halus. Ujung mantel membentuk Periostracum  dan Prismatik sedang  lapisan Nakreas dibentuk oleh seluruh permukaan mantel, diantara cangkok dan mantel kadang-kadang jika kemasukan pasir atau benda asing kemudian menjadi inti yang akhirnya akan menjadi butir-butir mutiara. Contohnya : Pinctada margaritifera dan Pinctada mertensi
    5. Cephalopoda disebut hewan yang memiliki kaki dikepala, semua cephalopoda tidak memiliki cangkang kecuali pada nautillus, cara bergeraknya menggunakan tentakel dan sirip, merupakan hewan berumah dua. Contoh : Cumi-cumi  (Loligo pealii), Gurita (Octopus vulgaris) dan Nautillus. 

🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄

ECHINODERMATA.

  • berasal dari kata Echinos berarti duri, dan derma berarti kulit, sehingga disebut hewan berkulit duri,
  • merupakan hewan triploblastik celomata,
  • pada waktu larva, tubuhnya simetri bilateral dan disebut bipinaria karena dapat berenang bebas setelah dewasa tubuhnya berbentuk simetri radial,
  • hampir semuannya hidup di laut
  • merupakan hewan saprofor yaitu memakan bangkai-bangkai, sisa-sisa hewan serta kotoran hewan laut,
  • cara gerak hewan ini dengan kaki pembuluh atau  kaki ambulakral,
  • Echinodermata dibagi menjadi 5 kelas antara lain :
    1. Asteroidea :   tubuh umumnya memiliki lengan, tidak memiliki tangkai perekat, lengan  panjang besar dan runcing, bentuknya mirip bintang sehingga disebut bintang laut, contohnya : Asterias forberi (bintang laut merah).
    2. Ophiuroidea : tubuh umumnya memiliki lengan, tidak memiliki tangkai perekat, lengan    panjang dan kecil, bentuknya mirip ekor  sehingga disebut bintang ular, contohnya : Holothuria atra  (teripang hitam).
    3. Crinoidea : tubuh umumnya memiliki lengan, memiliki tangkai perekat, bentuknya mirip bunga lili sehingga disebut lilia laut, contohnya : Ptilocrinus pinnatus  (lilia laut).
    4. Echinoidea :  tubuh tidak memiliki lengan, bentuknya bulat, mulut dibagian bawah permukaan tubuhnya, kulit tubuhnya berduri keras, contohnya : Strongylocentrotus (bulu babi)
    5. Holothuroidea :  tubuh tidak memiliki lengan, bentuknya lonjong mirip mentimun sehingga disebut mentimun laut , mulut dibagian sisi tubuhnya,  kulit tubuhnya berduri lunak, contohnya : Tripang (mentimun laut)

🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄

ARTHROPODA.

  • berasal dari kata Arthros artinya sendi atau ruas atu buku-buku, sedang podos artinya kaki, jadi arthropoda berarti hewan yang kakinya beruas-ruas atau berbuku-buku dan tiap ruas tubuh memiliki kaki bersendi,
  • merupakan hewan triploblastik celomata,
  • bentuk tubuh simetri bilateral
  • mempunyai rangka luar dari zat kitin,
  • sudah memiliki alat  pencernaan, peredaran darah, sistem syaraf, pernafasan, ekskresi, otot, reproduksi dan alat indera,
  • system peredaran darah terbuka dan darah tidak mengandung haemoglobin sehingga darahnya tidak mengangkut oksigen, hanya mengkut sari-sari makanan,
  • Arthropoda dibagi menjadi 4 Kelas : Crustaceae (Udang-udangan), Insekta (serangga), Arachnoidea (labah-labah), dan Myriapoda yang terdiri dari 2 sub kelas yaitu Diplopoda (kaki seribu) dan Chilopoda (kelabang).

1) Crustaceae.

  • memiliki rangka luar (eksoskeleton),
  • tubuh beruas-ruas kaki terdapat hampir pada seluruh ruas tubuh,
  • sistem peredaran darah terbuka yang berarti darah mengalir tidak lewat pembuluh darah,
  • bernafas dengan menggunakan insang
  • Tubuh terdiri 2 bagian yaitu Kepala dan dada menyatu (sefalothorax ) dan Perut (abdomen),
  • hampir semua hidup di air tawar dan air laut.
  • Contoh : Kepiting (Scylla serrata) dan Udang windu(Penaeus monodon).

2) Insekta.

  • Memiliki rangka luar (eksoskeleton),
  • tubuh beruas-ruas,
  • tubuh terdiri 3 bagian yaitu kepala (cephalus ), dada (thorax) dan perut (abdomen),
  • kaki 3 pasang terdapat pada ruas dada,

Klasifikasi Insekta

Berdasarkan ada tidaknya sayap, insekta dikelompokkan menjadi dua sub kelas yaitu : insekta tidak bersayap (Apterygota) dan insekta bersayap (Pterygota).

  1. Sub kelas Apterygota.
    Sub kelas Apterygota ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
  • Tidak bersayap.
  • Tidak mengalami metamorfosis (ametabola).
  • Tipe mulutnya menggigit.
  • Batas antara kepala, dada, dan perut tidak jelas.
  • Antenanya panjang tidak beruas-ruas.
  • Contoh speciesnya yaitu kutu buku (Lepisma sacharina)
  • Kutu buku dapat merusak buku karena dapat mengeluarkan enzim selulase.
  1. Sub kelas Pterygota.
    Sub kelas Pterygota ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

    • Memiliki sayap.
    • Mengalami metamorfosis.
    • Tipe mulutnya bervariasi.

Berdasarkan asal tumbuhnya sayap sub kelas Pterygota dibedakan menjadi dua kelompok yaitu :

  1. Eksopterygota, adalah kelompok Insekta yang sayapnya berasal dari tonjolan luar dinding tubuh.Berdasarkan tipe sayap, tipe mulut, dan metamorfosisnya, eksopterygota dibedakan menjadi beberapa ordo yaitu ordo Isoptera, ordo Orthoptera, ordo Hemiptera, ordo Odonata.
  2. Endopterygota, adalah kelompok Insekta yang sayapnya berasal dari tonjolan kearah dalam dinding tubuh. Berdasarkan tipe sayap, tipe mulut, dan metamorfosisnya, endoptrygota dibedakan menjadi beberapa ordo yaitu ordo Coleoptera, ordo Hymenoptera, ordo Diftera, ordo Lepidoptera, ordo Shiponaptera.

Berdasarkan metamorfisnya, serangga dibedakan atas dua kelompok, yaitu:  Hemimetabola dan Holometabola.

Hemimetabola
Hemimetabola yaitu serangga yang mengalami metamorfosis tidak sempurna.

Dalam daur hidupnya Hemimetabola serangga mengalami tahapan perkembangan
sebagai berikut: Telur – Nimfa – Imago

Nimfa, ialah serangga muda yang mempunyai sifat dan bentuk sama
dengan dewasanya. Dalam fase ini serangga muda mengalami pergantian kulit. Imago (dewasa), ialah fase yang ditandai telah berkembangnya semua
organ tubuh dengan baik, termasuk alat perkembangbiakan serta sayapnya.

Kelompok Hemimetabola meliputi beberapa ordo, antara lain: Achyptera atau Isoptera, Orthoptera, Odonata, Hemiptera dan Homoptera

Kelompok Holometabola
Holometabola yaitu serangga yang mengalami metamorfosis sempurna.

Tahapan dari daur serangga yang mengalami metamorfosis sempurna adalah :Telur – larva – pupa – imago.

Larva adalah hewan muda yang bentuk dan sifatnya berbeda dengan dewasa. Pupa adalah kepompong dimana pada saat itu serangga tidak melakukan kegiatan, pada saat itu pula terjadi penyempurnaan dan pembentukan organ. Imago adalah fase dewasa atau fase perkembangbiakan.

3) Arachnida.

  • memiliki rangka luar ( eksoskeleton ),
  • tubuh beruas-ruas,
  • tubuh terdiri 2 bagian yaitu kepala dan dada menyatu (sefalothorax) dan Perut (abdomen) ,
  • memiliki kaki 4 pasang,
  • bernafas dengan paru-paru buku,
  • pada sefalothorax terdapat mulut yang mempunyai 2 pasang alat yaitu : sepasang kelisera (serupa catut atau gunting ) untuk melumpuhkan mangsa dan sepasang pedipalpus, seperti kaki berakhir dengan cakar untuk memegang mangsa.

 4) Diplopoda

  • tubuh terdiri 2 bagian yaitu kepala dan perut,
  • tidak memiliki sayap,
  • tiap ruas tubuh terdapat dua pasang kaki,
  • memiliki antena 1 pasang
  • alat pernafasan berupa trachea,
  • habitat di
  • Contohnya : Luwing

5) Cilopoda

  • tubuh terdiri 2 bagian yaitu kepala dan perut,
  • tidak memiliki sayap,
  • tiap ruas tubuh terdapat sepasang kaki,
  • memiliki antena 1 pasang
  • alat pernafasan berupa trachea,
  • habitat di darat.
  • Contohnya : kelabang.

Bagaimana penjelasan tentang mollusca, echinodermata dan arthropoda? Ingin melihat video pembelajarannya? Ok, silakan klik saja ya… tapi di video akan dijelaskan dengan urutan arthropoda, mollusca da echinodermata…

🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀

VERTEBRATA

  • Vertebrata merupakan  hewan yang memiliki ruas-ruas bertulang belakang,
  • Mempunyai otak yang dilindungi oleh tulang-tulang tengkorak (cranium).
  • Tubuh berbentuk simetris bilateral.
  • Umumnya mempunyai kepala, leher, badan dan ekor
  • vertebrata dibagi menjadi 5 kelas yaitu, Ikan (Pisces), Katak (Amphibia), Melata (Reptilia), Aves (Burung), dan Menyusui (Mamalia).
  1. Ikan ( Pisces )
  • Memiliki rangka dalam (endoskeleton) yang tersusun dari tulang rawan dan tulang keras
  • berdarah dingin (Poikilotherm = suhu tubuhnya dipengaruhi oleh suhu lingkungan)
  • Biasanya mempunyai sirip dan sisik serta memiliki gurat sisi untuk menentukan arah dan posisi berenang.
  • Bernapas dengan insang
  • Peredaran darah tunggal dengan jantung 2 ruang
  • Pembuahan diluar tubuh/eksternal, yaitu bertemunya sel telur dan sperma diluar induk betina.
  • Reproduksi secara ovipar (bertelur)
  • Klasifikasi erdasarkan kerangkanya meliputi: 1) Chondrichtyes : Ikan bertulang Rawan (contohnya pari dan Hiu) dan 2) Osteichtyes : Ikan bertulang sejati (contoh: ikan mas/Cyprinus carpio )
  1. Katak (Amphibia)
  • Merupakan vertebrata yang hidup di dua alam, pada waktu telur menetas menjadi larva/kecebong, hidup di air, bernafas dengan insang dan bergerak dengan sirip ekornya, setelah dewasa kebanyakan hidup di darat dan bernafas dengan paru-paru dan kulit
  • berdarah dingin
  • Berkulit licin, tipis dan lembab serta tidak bersisik
  • Memiliki peredaran darah ganda, dengan jantung beruang tiga.
  • Fertilisasi secara eksternal
  • Reproduksi secara ovipar (bertelur)
  • Klasifikasi berdasar anggota gerak Amphibia mencakup 3 kelompok, yaitu: 1). Katak yang tidak berekor (Anura); 2). Katak tak berkaki (apoda); dan 3). Katak berekor dan berkaki/salamander (urodela).
  1. Melata (Reptilia)
  • Merupakan vertebrata yang berjalan dengana melata atau merayap,
  • berdarah dingin
  • tubuhnya ditutupi oleh sisik,
  • Peredaran darah ganda dan jantungnya memiliki 4 ruangan namun sekat bilik kiri dan bilik kanan belum sempurna, pada buaya terdapat lubang kecil antar bilik yang disebut foramen panizzae.
  • Reptilia adalah kelompok hewan darat yang sebenarnya, karena mereka bernapas dengan paru-paru sepanjang hidupnya. Sebagai hewan darat yang hidup di lingkungan kering, kulitnya memiliki lapisan bahan tanduk yang tebal. Lapisan ini mengalami modifikasi menjadi sisik-sisik.
  • Kulit sedikit sekali mengandung kelenjar kulit. Ada di antaranya yang selain mempunyai sisik epidermis juga mempunyai sisik dermis, misalnya buaya.
  • Reptil termasuk Tetrapoda sehingga memiliki 4 buah tungkai atau kaki, tetapi ada pula di antara anggota-anggotanya yang tungkainya mereduksi atau menghilang sama sekali.
  • Fertilisasi secara internal
  • Reproduksim, umumnya secara ovipar (bertelur), contoh kadal, namun ada yang ovovivipar (bertelur dan beranak), contohnya ular.
  • Reptilia yang masih hidup hingga saat ini ada 4 ordo antara lain:
    • Ordo Chelonia/Testudinata, memiliki cangkang (cangkang bagian atas dari chelonian ini disebut dengan karapaks sedangkan pada bagian bawahnya disebut dengan plastron), contoh : penyu hijau (Chelonimydas) dan kura-kura (Cuora amboinensis)
    • Ordo Rhynchocepalia, memiliki satu familia dan satu genus yaitu famili Sphenodontidae dan genus Sphenodon. Yang termasuk ke dalam genus tersebut hanya ada dua spesies yaitu Sphenodon punctatus dan Sphenodon guntheri (Tuatara), keduanya merupakan spesies endemik dari Selandia Baru.
    • Ordo Squamata, memiliki kulit yang bersisik, terbagi menjadi 3 subordo yaitu; 1) Ophidia, contoh: ular sanca (Phyton molurus); 2) subordo Lacertilia, contoh: cicak (Gecko gecko),  tokek (Gecko monarchis), komodo (Varanus komodoensis); 3) Subordo Amphisbaenia
    • Ordo Crocodilia, memiliki sisik yang tebal, tersusun atas keratin, contoh : buaya muara (Crocodylus porosus)
  1. Aves (Burung)
  • Merupakan vertebrata yang tubuhnya ditutupi oleh bulu dan anggota depannya berubah jadi sepasang sayap,
  • Memiliki paruh dari bahan keratin
  • jantungnya memiliki 4 ruangan sudah sempurna
  • Berdasarkan atas kemampuan terbangnya, burung dibagi menjadi 2 kelompok besar yaitu Ratitae yang anggota-anggotanya tidak dapat terbang karena alat-alat terbangnya tidak memadai. Kelompok kedua adalah Carinatae yang mencakup burung-burung yang mampu terbang, bahkan ada yang sangat pandai terbang.
  • Alat penglihatan, alat pendengaran dan alat suara sudah berkembang dengan baik
  • Bernapas dengan paru-paru dan kantung hawa
  • Berdarah panas (homoiothermal = suhu tubuh relatif tetap, tidak terpengaruh suhu lingkungan)
  • Jantungnya terdiri dari empat ruang yaitu 2 serambi dan 2 bilik yang sudah berkembang dengan baik
  • fertilisasi internal
  • Reproduksi secara ovipar
  • Aves dapat dibagi menjadi beberapa ordo antara lain: 1) Ordo Columbiformes, contoh: Columba livia/burung dara, 2) Ordo Ciconiiformes, contoh: Mycteria leucocephala/burung bangau 3) Ordo Gallifformes, contoh: Gallus gallus/ayam kampung,  4) Ordo natatores, contoh: Olor combianus/angsa) 5) Ordo Casuariformes, contoh: Casuarius ccasuarius/kasuari
  1. Menyusui (Mamalia)
  • Merupakan vertebrata yang memiliki kelenjar susu (glandula mammae),
  • memiliki daun telinga
  • tubuhnya ditutupi oleh rambut, yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari pengaruh panas maupun dingin
  • berdarah panas
  • Bernafas dengan paru-paru
  • Peredaran darah tertutup dan terdapat 4 ruang jantung yang sempurna.
  • Pada kulit terdapat kelenjar keringat dan kelenjar minyak
  • Otak berkembang dengan baik
  • Fertilisasi internal
  • Reproduksi secara vivipar kecuali Platypus
  • Macam-macam ordo hewan mamalia antara lain: 1) Ordo Perissodactyla, contoh: Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus); 2) Ordo Monotremata, contoh: Platypus; 3) Ordo Cetacea, contoh: paus biru (Balaenoptera musculus);  4) Ordo Chiroptera, contoh: Kalong Jawa (Pteropus edulis) 5) Ordo Carnivora, contoh: kucing (Felis catus); 6) Ordo Marsupialia, contoh kanguru (Dendrolagus sp); 7) Ordo Prosboscidae, contoh: gajah asia (Elephas maximus);  8) Ordo Artiodactyla, contoh: Banteng (Boss sondaicus)

Nah, kalian bisa membuat tabel perbedaan antara Pisces, Amphibi, Reptilia, Aves dan Mammalia. Boleh nih melihat contohnya di video berikut:

🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀

DAFTAR PUSTAKA

Campbell, N.A et al. (2008). Biology Concep and Connection Sixth Edition. Pearson Education (US)

biologigonz.blogspot.com

biologiklaten.wordpress.com

tes.com